Gelar Seminar Proker, Mahasiswa KKN IAI AL-AZIS Siapkan Program Pemberdayaan Warga di Desa Wanakaya

Gambar 1. Foto bersama pasca kegiatan Seminar Proposal Program Kerja KKN (21/1/2026)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 9 Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) menggelar Seminar Proposal Program Kerja pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sebagai langkah awal koordinasi sekaligus pemaparan rencana program pengabdian kepada masyarakat.

KKN Kelompok 9 IAI AL-AZIS terdiri dari sembilan mahasiswa yang berasal dari sejumlah program studi, yakni PGMI, HES, HTN, Manajemen Dakwah (MD), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Keberagaman disiplin ilmu tersebut diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang lebih lengkap dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Sekretaris Desa Wanakaya, Herix Purwono, yang hadir mewakili pemerintah desa menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan mahasiswa KKN di wilayah tersebut. 

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Desa Wanakaya, semoga program yang direncanakan bisa membantu masyarakat dan berjalan lancar,” ujarnya dalam sambutan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Wanakaya, Maman, beserta jajaran perangkat desa lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.

Di tempat yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 9 IAI AL-AZIS, Supriadi, S.I.Kom., M.Sos., juga memberikan arahan agar program kerja yang disusun tidak hanya berjalan selama masa KKN, tetapi mampu memberi dampak berkelanjutan. 

“Program KKN harus dibuat terukur, realistis, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Wanakaya,” kata Supriadi dalam sambutannya

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan proposal program kerja oleh Ketua Kelompok 9 KKN IAI AL-AZIS, Muammar Zahwa Al Alif. Ia menegaskan bahwa seluruh rencana kegiatan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa.

“Kami memaparkan program kerja sebagai bentuk komitmen kami untuk berkontribusi langsung dan membangun sinergi dengan pemerintah desa serta warga,” ucap Muammar.

Gambar 2. Foto bersama Mahasiswa KKN IAI AL-AZIS, Universitas Padjajaran, INSIA, dan STKIP AL-AMIN 

Menariknya, seminar proposal ini juga dihadiri perwakilan mahasiswa KKN dari perguruan tinggi lain yang turut melaksanakan pengabdian di desa yang sama. Dari Universitas Padjadjaran, hadir Fathi Ghifari Muhammad dan Muhammad Nauval, serta perwakilan mahasiswa KKN dari INSIA dan STKIP AL-AMIN.

Kehadiran lintas kampus ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus peluang kerja sama antarmahasiswa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Wanakaya. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga program yang direncanakan dapat terlaksana dengan optimal.

0 Komentar

Terbaru