Mahasiwa KPI Angkatan 2016 PPL di Radar Cirebon TV

Mahasiswa KPI Angkatan 2016 sedang berfoto di depan Gedung RCTV saat PPL, 13 Januari 2020. Foto : Hat.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah salah satu mata kuliah wajib bagi para mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan PPL berisi pelatihan pengembangan kompetensi mahasiswa dengan cara mempraktikkan pengetahuan yang telah dipelajari sepanjang perkuliahan ke dalam konteks pembelajaran nyata.

Selain sebagai kegiatan akademik, PPL juga merupakan bentuk sosialisasi tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Mahasiswa yang telah melaksanakan PPL diharapkan menambah khazanah ilmu pengetahuan dan pengalaman yang berguna bagi kehidupan mereka ketika memasuki dunia kerja. Selain itu, PPL juga bisa dijadikan bahan dalam penelitian skripsi selanjuntnya.

Sebagai salah satu perguruan tinggi terakreditasi, Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia (IAI Al AZIS) juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai instansi dan perusahaan sebagai lokasi pelaksanaan praktik pengalaman lapangan untuk mahasiswanya. Seperti yang dilakukan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia (KPI IAI Al AZIS) yang bekerjasama dengan Radar Cirebon Televisi (RCTV) sebagai lokasi PPL mahasiswa dari berbagai angkatan.

Stasiun televisi lokal yang terletak di Jl. Perjuangan No.9, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat sebagai lokasi PPL telah menjadi langganan pelaksanaan PPL mahasiswa KPI.

RCTV dipilih sebagai salah satu opsi utama pelaksanaan PPL, selain karena hubungan komunikasi dan hubungan yang sudah terjalin baik dan lama antara pihak IAI dengan RCTV, juga karena RCTV dinilai sebagai stasiun televisi lokal yang paling populer dan digemari oleh warga Kota Cirebon dan sekitarnya. Survey yang dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia pada September 2012 menunjukkan bahwa RCTV berada di peringkat pertama sebagai stasiun TV lokal yang paling sering ditonton oleh masyarakat Cirebon. Menyusul kemudian Dairi TV, Dian TV, Cirebon TV, Cahaya TV, Cakrabuana TV, Radar Tasikmalaya,dan PJTV Bandung.

Pada 13 Januari 2020, pagi di Basement HMS Kampus IAI, tengah dilakukan prosesi doa bersama sekaligus pelepasan para mahasiswa yang akan melaksanakan PPL. Termasuk di dalamnya terdapat 35 mahasiswa KPI angkatan 2016 yang akan  memulai masa PPL di RCTV. Pada sore hari, para mahasiswa berangkat menuju studio RCTV.

Sampai di lokasi, bertempat di berkumpul di studio Kaliandra RCTV, mereka disambut oleh Bapak Agun Gunarso selaku perwakilan manajmen RCTV.  Sebelum resmi melakukan PPL, para mahasiswa terlebih dahulu mendapat pembekalan dan arahan kerja dari Kepala Produksi RCTV, Agun Gunarso yang didampingi Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAI Al-AZIS, Dr Muhammad N Abdurrazaq.

Pada materi pembekalannya, Agun Gunarso mengemukakan sejarah berdirinya RCTV yang mana dia adalah salah satu pendirinya. Dia juga menjelaskan prospek industri media penyiaran lokal (daerah) di tengah persaingan dengan stasiun tv lokal dan nasional. Selanjutnya, pembekalan disampaikan oleh Ketua Program Studi KPI Dr Muhammad N Abdurrazaq yang mengemukakan arah dan tujuan pelaksanaan PPL dan bobot sks didalamnya. Dia juga menyampaikan bahwa PPL ini bisa menjadi bahan awal untuk penelitian skripsi kelak.

Usia mendapat pembekalan dari dua narasumber, selanjutnya peserta PPL dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 5-7 orang. Ada yang masuk kelompok news host & presenter, kelompok produksi program dan kelompok wartawan. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk terjun langsung dalam proses produksi di RCTV di antaranya program Wewara, Cirebon Katon, tembang pantura, Bintang Pelajar, Liputan Kuliner dan liputan khusus lainnya.

Selain mendapatkan bimbingan dari para praktisi broadcasting, peserta PPL juga diberikan tugas membuat tugas mandiri membuat satu mata acara atau program liputan khas seputar budaya dan kearifan lokal di Kota Cirebon seperti sejarah kehidupan Keraton Kasepuhanm Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Kaprabonan, dan Keraton. Ada juga kelompok yang mengangkat tentang kuliner khas dan lokasi wisata di Cirebon.

Dengan penugasan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mempraktikkan materi yang mereka telah pelajari selama masa PPL seperti pelatihan mengoperasikan kamera video, teknik pengambilan gambar, presenting dan reportase.

Mereka pada akhirnya mampu memahami alur produksi dan manajemen sebuah industri media televisi dari hulu hingga hilir mulai proses pembuatan hingga penyajian/penayangan kepada khalayak.

Yang menariknya lagi, peserta mendapat bimbingan langsung dari para praktisi atau narasumber adalah yang berkompeten di bidangnya masing-masing seperti Kepala produksi, korlip, kameramen, reporter, editor, presenter, pemimpin redaksi dan Redaktur Koran. Secara bergantian selama beberapa hari narasumber melaksanakan sesi sharing pengetahuan dan pengalaman mereka selama bekerja di RCTV. Mereka yang menjadi narsum di antaranya Agun Gunarso, Robby, Dede Nurzeha, Erry Erlangga, Imam Bukhori, dan Novi Aprilia dan Yudha.

Peserta tampak begitu antusias mengikuti setiap arahan dari berbagai narasumber yang berkompeten. Mereka menyimak, mencatat setiap keterangan dari narsum ke dalam logbook masing-masing. Pada sesi akhir, biasanya diadakan tanya jawab dan penyampaian pesan dan kesan dari peserta.

Tidak hanya berkutat di studio, peserta PPL juga diajak menyaksikan proses peliputan di kantor pemerintahan, pasar-pasar dan lokasi peliputan lainnya. Pada suatu waktu, peserta juga diajak ke Grha Pena Radar Cirebon Koran bertemu dengan pemimpin redaksi Radar Cirebon, Yudha.

Pengalaman-pengalaman lapangan yang didapatkan peserta PPL telah menambah bekal mereka saat akan melakukan penelitian terkait jurnalisme pertelevisian bahkan sebagai modal mereka saat terjun dalam industri media yang sesungguhnya. (hat)


0 Komentar

Terbaru