WEBINAR GALI ASPIRASI POTENSI DAN INSPIRASI (Pengalaman Praktik Lapangan) “DESAIN KREATIF UNTUK PEMULA: OPTIMALKAN VISUAL DENGAN CANVA”

Poster Webinar

Indramayu – Selasa, 11 Maret 202 HIMMAPRO KPI IAI AL-AZIS menyelenggarakan webinar Gali Aspirasi Potensi Dan Inspirasi (Pengalaman Praktik Lapangan) dengan tema “Desain Kreatif Untuk Pemula: Optimalkan Visual Dengan Canva” yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang pengalaman Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), mempersiapkan mereka sebelum terjun ke dunia kerja, serta membantu dalam memilih tempat PPL yang sesuai dengan minat dan bidang keilmuan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional setelah lulus. Webinar dilaksanakan pada pukul 20:00-21:39 WIB berlangsung secara daring melalui platform Google Meet, dan diikuti oleh lebih dari 40 mahasiswa yang ingin mendapatan wawasan lebih dalam tentang Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)

Dengan dipandu oleh Iskarimatun Nisa selaku pembawa acara kegiatan webinar. dimulakan dengan membaca basmalah bersama seluruh perserta webinar. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh ketua panitia yaitu Difana Safitri yang menekankan pentingnya seminar ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memahami dunia PPL. Selanjutnya sambutan oleh ketua HIMMA PRO KPI yaitu Risa Nisrina. Setelah sambutan dari ketua pelaksana kegiatan, atur acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ustadz Supriadi M., S.I.Kom. M.Sos selaku Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam memberikan sambutan mengenai bagaimana webinar ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalankan PPL dengan lebih terstruktur. Selain itu, Kaprodi juga meminta kepada mahasiswa untuk bisa berkontribusi membantu memajukan kampus dengan mensosialisasikan kampus dalam hal penerimaan mahasiswa baru, sebab mengingat bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya mengalami penurunan. Lebih lanjut, Kaprodi juga meminta mahasiswa agar rutin mengadakan seminar topik kegiatan ilmiah yang disesuaikan dengan kompentensi prodi.

Ustadz Dr. M. Nur Kholish AR, S.Si, M.T, Dekan Fakultas Dakwah, dalam sambutannya menyoroti bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi akademik yang harus terus dilestarikan. Ia juga menekankan pentingnya PPL bagi mahasiswa semester enam, karena dapat membuka peluang magang dan membantu dalam kelulusan tepat waktu. Selain itu, beliau mengingatkan bahwa penerimaan mahasiswa baru mengalami penurunan sebesar 25% setiap tahunnya, sehingga mahasiswa diharapkan dapat lebih aktif dalam mengikuti kegiatan akademik yang dapat menunjang masa depan mereka.

gambar 2, penyampaian materi oleh Nahniya Isnain Septiorini

Setelah sambutan oleh Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam dan Dekan Fakultas Dakwah, masuk ke acara inti yaitu penyampaian materi yang dipandu oleh pembawa acara  yaitu Iskarimatun Nisa, diawali oleh perkenalan narasumber yang menjadi pemateri webinar, yaitu Nahniya Isnaini Septiorini. Ia merupakan mahasiswa yang telah menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Pasundan Ekspres, sebuah media cetak yang bernaung di bawah Jawa Pos Group. Selama menjalani PPL, ia ditempatkan di divisi media sosial, di mana ia bertanggung jawab dalam desain visual, pengelolaan konten digital, serta publikasi informasi melalui platform media sosial. Dengan pengalaman tersebut, ia membagikan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan desain kreatif dalam dunia jurnalistik dan media.

Dalam penjelasannya, Nahniya menjelaskan bahwa PPL yang ia jalani terdiri dari tiga tahap utama, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan. Pada tahap pra- pelaksanaan, ia melakukan pencarian lokasi PPL, mendapatkan surat pengantar dari kampus, dan berdiskusi dengan pimpinan redaksi mengenai tugas yang akan dijalankan. Saat memasuki tahap pelaksanaan, ia mulai bekerja di Pasundan Ekspres pada 1 Oktober 2024 dengan fokus di bidang media sosial. Selama PPL, ia mempelajari konsep desain menggunakan Canva, memahami sistem posting media sosial, serta beradaptasi dengan lingkungan kerja. Pada tahap pasca-pelaksanaan, ia menyusun laporan akhir dan mendokumentasikan seluruh kegiatannya sebagai hasil akhir dari PPL.

Menurut Nahniya, PPL tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membentuk pola pikir mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional. Ia berpesan kepada peserta agar memiliki mental yang siap sebelum menjalani PPL dan memahami bahwa lulus tepat waktu membutuhkan persiapan dan strategi yang matang.

"Persiapkan mental sebelum PPL. Harus punya mindset bahwa lulus tepat waktu berarti ada hal yang harus dikejar," ujar Nahniya.

Ia juga menambahkan bahwa selama menjalani PPL, mahasiswa perlu memiliki inisiatif dan keterampilan adaptasi yang baik. Dunia kerja sering kali berbeda dari ekspektasi akademik, sehingga penting untuk bersikap proaktif, belajar dari pengalaman baru, dan membangun relasi dengan rekan kerja serta mentor di tempat PPL. Selain itu, menguasai teknologi dan alat desain seperti Canva bisa menjadi nilai tambah dalam industri media dan komunikasi saat ini.

Mahasiswa yang ingin mendapatkan manfaat maksimal dari PPL sebaiknya tidak hanya fokus menyelesaikan tugas yang diberikan, tetapi juga mencari kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru yang relevan dengan bidang yang diminati. Dengan begitu, PPL bisa menjadi langkah awal yang baik untuk memasuki dunia kerja setelah lulus

Setelah penyampaian materi, webinar semakin menarik dengan adanya sesi diskusi yang interaktif. Ustadz Nur Kholis sebagai penanya pertama mengajukan pertanyaan mengenai tingkat penerimaan kerja bagi lulusan KPI di bidang jurnalistik. Ia menanyakan apakah banyak lulusan KPI yang mendapatkan peluang kerja di bidang media, seperti menjadi wartawan atau kameramen, serta bagaimana tingkat kompetitifnya lulusan KPI dalam industri tersebut.

Sementara itu, penanya kedua, Dewi Asih Nusantari bertanya mengenai persiapan yang harus dilakukan sebelum menjalani PPL serta cara memilih tempat PPL yang sesuai dengan bidang keilmuan dan minat mahasiswa.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Nahniya menjelaskan bahwa banyak lulusan KPI mendapatkan tawaran kerja di bidang jurnalistik, bahkan dirinya sendiri mendapat tawaran untuk bergabung dengan Pasundan Ekspres setelah menyelesaikan PPL. Ia menekankan bahwa persiapan mental sangat penting sebelum menjalani PPL, terutama dalam hal kesiapan menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya dalam memilih tempat PPL. Awalnya, ia merasa bingung menentukan lokasi yang tepat, tetapi setelah berdiskusi dengan Ust. Kholish, ia mendapatkan beberapa referensi tempat PPL yang direkomendasikan. Akhirnya, ia memilih Pasundan Ekspres karena lokasinya yang memungkinkan untuk pulang-pergi dan relevan dengan minatnya di bidang media sosial.

Dalam memilih tempat PPL, ia menyarankan mahasiswa untuk mempertimbangkan aksesibilitas lokasi, bidang kerja yang sesuai, serta peluang untuk belajar dan berkembang. Ia juga menekankan bahwa mahasiswa tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dosen atau alumni agar mendapatkan gambaran lebih jelas tentang tempat PPL yang cocok bagi mereka.

Setelah Nahniya mengakhiri materi dan sesi tanya jawab, acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama, di mana para peserta mengungkapkan rasa antusias mereka setelah mengikuti webinar ini. Dengan adanya webinar seperti ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan PPL mereka.

Sebelum diakhiri pembawa acara membagikan link absen dan mengucapkan salam penutup serta terimakasih kepada peserta yang dapat mengikuti webinar pada hari ini.

gambar 3, sesi foto bersama


0 Komentar