![]() |
(Foto : vla REUTERS/Iran Presidentail Website) |
TANGERANG, WEB KPI
IAI AL-AZIS – Langkah yang di ambil Presiden Turkiye
Recep Tayyip Erdogan untuk meninggalkan ruangan saat Presiden Prabowo Subianto berpidato
membahas masalah Gaza dan palestina
di sesi khusus Koferensi Tingkat TInggi (KTT) D- 8 di Kairo, Mesir, menyorot
perhatian publik.
Sejumlah pihak pun menilai Erdogan melakukan aksi walkout karena tidak setuju pada
pandangan yang di sampaikan Prabowo.
Karena potongan video yang beredar di media social memperlihatkan Erdogan bangkit
dari kursinya dan berjalan meninggalkan ruangan data Prabowo berpidato.
Hal ini menjadi pertanyaan besar maka dari pihak Istana hingga Duta Besar Turkiye harus
memberikan klarifikasi.
Senada, Duta Besar Turkiye untuk
Indonesia Talip Küçükcan,
juga membantah kabar Presiden Recep Tayyip
Erdogan walk out saat Presiden
RI Prabowo Subianto berpidato di KTT
D-8 di Mesir. “Presiden Erdogan keluar ruangan untuk menghadiri pertemuan bilateral,
bukan walk out,” ujar Küçükcan dalam keterangan resminya.
Terkait insiden ini, Küçükcan berpendapat, walkout adalah praktik yang normal dalam
hubungan diplomasi.
"Ini adalah kasus yang merupakan praktik diplomasi yang normal dan umum. Faktanya,
hubungan Turki-Indonesia semakin
kuat dan para pemimpin kita terus berkomunikasi mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama," jelasnya.
Pihak Istana memberikan klarifikasi melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra
Wijaya mengatakan, aksi Presiden Turkiye bukan walkout.
Ia mengatakan, Erdogan harus
meninggalkan acarara kebih
dahulu karena ada acara lain, Erdogan
pun sempat mengucapkan permintaan maaf kepada
prabowo.
“Oh, ya enggak,lah” ujar Teddy kepada Wartawan Istana Kepresidenann di ruang pers Istana Kepresidenan Jakarta, senin (23/12/2024).
"Presiden Erdogan minta izin untuk bertukar urutan atau giliran berbicara karena harus meninggalkan lokasi pleno lebih awal," kata Teddy, Senin (23/12/2024).
Jadi saat sesi dua dimulai, Presiden Erdogan berbicara duluan, dan minta maaf karena harus meninggalkan lokasi pleno," imbuhnya.
Teddy
menekankan tak ada masalah antara Prabowo dengan Erdogan. Ia menyebut mereka bersahabat dengan baik.
Ia pun menyatakan komunikasi kedua tokoh itu juga berjalan sangat lancar. "Sebelum sesi dua, Presiden Prabowo dan
Presiden Erdogan makan siang bareng, duduk bersebelahan," ujarnya.
(umr)
0 Komentar